Bintang Muda Arema FC Terpaksa Hanya Video Call dengan Keluarga saat Lebaran

Aremainiak.com – Bintang muda Arema FC, Muhammad Rafli, menjadi satu-satunya pemain Muslim milik Singo Edan yang masih berada di Malang hingga saat ini. Idul Fitri kali ini tak bisa dirayakannya bersama keluarga di Jakarta karena pandemi virus corona membuatnya tidak bisa meninggalkan Malang.

Apalagi Jakarta yang menjadi tempat tinggal Rafli merupakan area yang memiliki kasus infeksi virus corona tertinggi di Indonesia hingga saat ini. Rafli terlambat untuk pulang karena sempat menunggu kemungkinan Arema FC kembali latihan.

Namun, Jakarta sudah lebih dulu menutup akses sehingga Rafli tak bisa mendapatkan tiket penerbangan untuk pulang.

Beruntung Rafli cukup terbiasa merayakan momen lebaran jauh dari keluarga. Tahun lalu pun dia nyaris tidak berkumpul bersama keluarga ketika Idul Fitri karena bergabung bersama Timnas Indonesia U-22 yang menjalani pemusatan latihan dan mengikuti Turnamen Merlion Cup di Singapura.

“Perbedaannya, dulu masih dapat waktu satu hari untuk berlebaran bersama keluarga di Jakarta,” ujar Rafli.

Halal bihalal melalui video call pun menjadi opsi yang dimilikinya kali ini. Dengan begitu, Rafli masih tetap memiliki kesempatan untuk menjaga silaturahmi dengan keluarganya di Jakarta. “Rencananya video call sama keluarga,” ujarnya singkat.

Sebenarnya selain Rafli, masih ada tiga pemain Arema lain yang juga berada di Malang, seperti Mariando Djonak, Elias Alderete, dan Jonathan Bauman. Namun, ketiga pemain itu tidak merayakan Idul Fitri.

Kendati demikian, Rafli tidak akan kesepian di Malang. Dia masih bisa berkumpul dengan keluarga sang kekasih. Seperti diketahui, Rafli berpacaran dengan putri cantik mantan CEO Arema FC yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto.

Belum Menentukan Rencana Pulang

 

Setelah merayakan lebaran di Malang, Rafli belum mengetahui kapan bisa pulang ke Jakarta. Alasannya karena saat ini Malang Raya sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar, sama seperti Jakarta. Rafli pun harus menunggu perkembangan situasi terlebih dahulu.

“Mau bagaimana lagi kalau kondisinya sekarang seperti ini. Baru pulang kalau memang sudah diperbolehkan saja,” ujarnya.

Rafli termasuk pemain yang patuh dengan aturan dari pemerintah. Apalagi Arema FC giat melakukan sosialisasi kepada masyaratkat luas untuk mendukung PSBB, tentunya dengan cara tidak berpergian dan lebih banyak beraktivitas di rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *